Rata-rata Gaji Direksi di indonesia Rp.2,5 miliar/tahun?

17Sep08

Direksi boleh dibilang manusia langka. Dari tahun ke tahun — bahkan
setelah krisis ekonomi sekalipun — kebutuhan eksekutif (level manajer
senior/GM ke atas) terus bertambah, sementara pasok yang ada jauh dari
mencukupi. Akibatnya, terjadi perburuan dan perebutan sengit di antara
para /headhunter/, yang ujung-ujungnya saling jorjoran menawarkan
kompensasi bagi eksekutif pilihan./

Sistem kompensasi eksekutif global umumnya terbagi atas dua hal: gaji
tahunan plus stock option (opsi saham) atau bonus yang bersifat jangka
panjang. Berapa besarnya? Relatif. Namun, menurut Irham A. Dilmy,
pengamat SDM dari AMPROP International, variasi penentunya cukup banyak.
Nina Martini, Staf Pengajar Lembaga Pengembangan Manajemen PPM,
menambahkan, yang sering terjadi, gaji direksi memang tak terstruktur
sebagaimana gaji karyawan lainnya.

Yang pasti, besarnya gaji eksekutif perusahaan tergantung besar-kecilnya
perusahaan ataupun standar yang berlaku secara umum. Namun, secara umum,
gaji para eksekutif puncak di perusahaan multinasional, minimal US$ 250
ribu/tahun atau sekitar Rp 2,5 miliar (Rp 10 ribu/US$ 1)). Jumlah ini
sudah banyak diperoleh para direksi di Indonesia. Bahkan di antara
mereka, ada yang telah menerima imbalan US$ 350 ribu/tahun, atau sekitar
Rp 3,5 miliar.

Selain gaji, para eksekutif juga menerima beragam tunjangan, seperti
tunjangan kesehatan (asuransi), tunjangan keluarga, sekolah anak,
liburan, keanggotaan klub, kendaraan, dan sering pula tunjangan rumah
yang mencapai Rp 4 miliar/tahun.

Opsi saham adalah pilihan kompensasi baru yang marak ditawarkan. Namun,
di luar perusahaan dotcom, sering kali penawaran diberikan kepada
eksekutif di anak perusahaan, karena program ini memang sangat efektif
mengikat seorang eksekutif untuk loyal pada perusahaan.

Kendati kompensasi para eksekutif masih terbuka sangat luas, Irham
mengingatkan, job manajemen harus menimbang kiri-kanan. Setidaknya jangan
sampai terlalu tinggi hingga merusak pasar, tapi juga jangan jauh lebih
rendah agar tak hengkang. Panasonic Gobel, katanya, merupakan contoh
perusahaan yang mengambil posisi di tengah, tak pernah di atas, tapi
juga tak di bawah pasar. Caltex, di sisi lain, selalu mengatakan akan
membayar eksekutifnya dengan harga tertinggi di industri perminyakan.

Contoh sistem penggajian direksi yang cukup bagus adalah Yamaha Kencana
Motor Indonesia (YMKI). Menurut Dyonisius Beti, Direktur Pemasaran YMKI,
gaji direksi YMKI terstandardisasi dengan gaji direksi kantor pusatnya
di Tokyo, Jepang. Tak heran, Dyoni bisa menabung 80% dari total gajinya
tiap bulan, sementara 20% sudah cukup untuk menghidupi kebutuhan
kesehariannya.

Menurut Dyoni, pertimbangan besarnya gaji, fasilitas dan bonus kepada
direksi di Yamaha adalah satu paket. Jika prestasi meningkat, otomatis
gaji gede, cepat naik, kemudian disusul bonus dan fasilitas. Toh, ia
tidak memungkiri, jika prestasi buruk, tak akan mendapatkan bonus atau
pertumbuhan gaji signifikan. Selain mendapat gaji besar, direksi juga
mendapat fasilitas mobil Mercedes-Benz, uang saku dinas, tugas luar
negeri 5-6 kali/setahun, tunjangan kesehatan, dan diikutkan klub golf
untuk eksekutif.
Ads: lowongan kerja bank dan cpns terbaru dapat anda lihat pada klikkarir.com
Menurut pengamatan Irham, perbedaan besaran gaji direksi tergantung
bobot pekerjaan yang dihitung dengan analisis jabatan. Dalam hal ini
belum tentu direktur pemasaran lebih tinggi dari direktur SDM.
Lebih-lebih kini masalah SDM makin kompleks. Karena itu, kata Nina,
sebaiknya tiap perusahaan menetapkan parameter-parameter yang berbeda
untuk memperlakukan masing-masing direksinya.

Di Yamaha, kata Dyoni, besarnya gaji direktur pemasaran, direktur SDM
dan direktur keuangan tak berbeda jauh. “Secara basic, gaji direksi
hampir sama,” tambahnya. Yang membedakan, soal bonus dan fasilitas, dan
itu semua dinilai dari kinerja masing-masing. Biasanya kinerja bidang
pemasaran lebih besar. Lebih-lebih peran dan eksistensi Yamaha di
Indonesia lebih condong sebagai perusahaan pemasaran.

Oleh : Sudarmadi & Tantri Riyanthi

swa.co.id



No Responses Yet to “Rata-rata Gaji Direksi di indonesia Rp.2,5 miliar/tahun?”

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: